Sahabat, betapa beruntungnya kita kembali dipertemukan dengan bulan Ramadan. Bulan dimana segala amalan dilipat gandakan.

Pantaslah kita dan keluarga menyambutnya dengan suka cita. Namun, tahukah sahabat ada banyak anak Yatim Dhuafa yang terpaksa menyambut Ramadan dengan penuh rasa rindu kepada orang tuanya.

Tidak ada lagi bagi mereka momen dibangunkan sahur oleh ayah atau ibu tercinta seperti kita saat ini. Bisa gak sih Sahabat bayangkan betapa sedihnya mereka.


Salah satunya adalah Dewa yang saat ini duduk di kelas 2 MTS. Dewa yang terpaksa tinggal bersama tantenya di kampung saat ini hanya bisa mengirim doa terbaik kepada orang tuanya. Dewa yang punya cita-cita menjadi tentara ini terus belajar dengan giat sambil membantu tantenya mencari pakan ternak di kampung.


Ada juga Almunawar, adik yang bercita-cita menjadi Polisi ini belum genap setahun ditinggalkan oleh ayahnya. Almunawar yang saat ini duduk di kelas 1 SD harus kuat karena masih ada adik yang masih berusia tiga bulan yang harus dia kuatkan. Dengan tidak adanya ayah, membuat Almunawar harus ikut menjaga adiknya, membantu ibunya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani di sawah orang.


Rasulullah SAW bersabda, “siapapun yang memperlakukan seorang yatim piatu (laki-laki atau perempuan) dengan kebaikan dan kebajikan, dia dan aku akan dekat satu sama lain di Surga seperti dua jari ini.”

Ramadan ini yuk kirim Kado Lebaran untuk Adik-adik Yatim di pelosok Sulawesi.

InshaAllah kebaikan Sahabat dapat menjadi kebahagiaan tak terkira untuk mereka.

    Belum ada update baru

Belum ada donatur