Sahabat baik masi ingat gak dengan Guru Ngaji kita waktu kecil dulu? Apa kabar yah beliau?

Guru Ngaji merupakan salah satu elemen terpenting dalam peradaban Bangsa. Karena Guru Ngaji lah anak negeri mampu membaca, memahami serta mengamalkan ajaran kitab suci (Al-Quran).

Seperti Ibu Hamdana, Nenek 2 cucu ini sudah 30 tahun mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak di kampungnya.

Setiap hari rumah kayunya dipenuhi anak-anak untuk belajar mengaji, mulai dari iqro hingga Al-Quran. Kurang lebih 20 anak yang bersal dari kampunya dengan santun masuk ke rumah kayunya untuk belajar Al-Quran.

Ibu Hamdana menjadikan profesinya sebagai Guru Ngaji ini sebagai profesi utama. Meski hanya mengandalkan infak dari orang tua santri, Ibu Hamdana tetap semangat mengajarkan santri-santrinya mengaji, karena baginya mengajarkan Al_Quran merupakan satu kewajiban.


“Tujuan saya mengajar sederhana, bagaimana nak-anak di kampung ini bisa tidak buta akan Al-Quran”

Ibu Hamdana bercerita, penghasilan yang didapatkannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tapi tetap harus disyukuri. Karena itu ia juga mencari tambahan pemasukan dengan menjadi buruh tani di sawah milik orang lain. Juga Ibu Hamdaa menjual tape di hari-hari pasar di kampungnya.

Ditengah kekurangan itu, mendengar santrinya fasih membaca Al-Quran menjadi satu kekuatan untuknya terus mengajarkan Al-Quran ke anak-anak di kampungnya.

Tidak hanya santri Ibu Hamdana, kita pun juga pasti merasakan ilmunya yang sangat luar biasa sampai sekarang. Betapa besar perjuangan Guru Ngaji kita mengajari anak-anak bangsa.


Ramadan ini kami mengajak Sahabat baik untuk muliakan Guru Ngaji di pelosok dengan berbagi Parcel Ramadan berisi sembako untuk ceriakan Ramadan mereka.

    Belum ada update baru

5 May 2021

Anonim

"Bismillah"

Rp 25.038

5 May 2021

Aijaz

"Bismillah"

Rp 25.456

24 Apr 2021

Hassan Afif
Rp 50.480